Kumpulan Puisi dari Dilan
Dilan Bagian Pertama: Dia adalah Dilanku tahun 1990 Milea 1 (Dilan, hal 302) Bolehkah aku punya pendapat? Ini tentang dia yang ada di bumi Ketika Tuhan menciptakan dirinya Kukira Dia ada maksud mau pamer Dilan, Bandung 1990 Milea 2 (Dilan, hal 302) Katakan sekarang Kalau kue kau anggap apa dirimu? Roti cokelat? Roti Keju? Martabak? Kroket? Bakwan? Ayolah! Aku ingin memesannya Untuk malam ini Aku mau kamu Dilan, Bandung 1990 Jangan Jauh (Dilan, hal 304) Dik, jangan pergi jauh-jauh Kan ada darahku di tubuhmu Dilan, Bandung 1990 Dilan Bagian Kedua: Dia adalah Dilanku tahun 1991 Kalau (Dilan, hal 30) Kalau limun menyegarkan, kamu lebih. Kalau cokelat diisi kacang mete katanya enak, tapi kamu lebih. Atau, ada roti diisi ikan tuna berbumbu daun kemangi, kamu lebih. Kamu itu lebih sehat dari buah-buahan. Tahu gak? Lebih berwarna dari pelangi. Lebih segar dari pagi. Jadi, kamu harus mengerti, ya, aku menyukaimu sampai tujuh ratusan tahunan, ditambah 500 tahunan lagi. "Kalau...