Puisi Buah Rindu 4 - Amir Hamzah

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Debu Tinta - Halo sahabat Debu Tinta, pada kali ini saya akan membagikan Puisi Buah Rindu 4 - Amir Hamzah. Semoga apa yang saya bagikan kali ini bermanfaat untuk kita semua. Jika ingin mencari puisi yang lain, anda bisa melihat Daftar Isi.

Buah Rindu 4

Kalau kekanda duduk menyembah
duli dewata mulia raya
kanda pohonkan untung yang indah
kepada tuan wahai adinda.

Kanda puja dewa asmara
merestui remaja adik kekanda
hendaklah ia sepanjang masa
mengasihi tuan intan kemala

Anak busurnya kanda gantungi
dengan seroja suntingan hauri
badannya dewa kanda lengkapi
dengan busur sedia di jari.

Setelah itu kandapun puja
dewata mulia di puncak angkasa
memohonkan rahman beribu ganda
ia tumpahkan kepada adinda.

Tinggallah tuan tinggallah nyawa
sepanjang hari segenap masa
pikiran kanda hanyalah kemala
dilindungi Tuhan Maha Kuasa.

Baik-baik adindaku tinggal
aduhai kekasih emas tempawan
kasih kanda demi Allah kekal
kepada tuan emas rayuan.....

Kalau mega berarak lalu
bayu berhembus sepoi basah
ingatlah tuan kanda merayu
mengenangkan nasib salah tarah.

Kalau hujang turun rintik
laksana air mata jatuh mengalir
itulah kanda teringatkan adik
duduk termenung berhati khuatir.

Jangan lupa untuk membaca puisi-puisi yang lain di Daftar Isi. Terimakasih telah mengunjungi blog ini sahabat Debu Tinta, semoga bermanfaat.
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Baca juga puisi terkait:

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Puisi dari Dilan

Puisi Sajak Pulau Bali - W.S Rendra

Puisi Cinta yang Agung - Kahlil Gibran