Puisi Catatan Ruth Pada Tiap Perawan - Sitor Situmorang

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Debu Tinta - Halo sahabat Debu Tinta, pada kali ini saya akan membagikan Puisi Catatan Ruth Pada Tiap Perawan - Sitor Situmorang. Semoga apa yang saya bagikan kali ini bermanfaat untuk kita semua. Jika ingin mencari puisi yang lain, anda bisa melihat Daftar Isi.

Catatan Ruth Pada Tiap Perawan

Ke mana kau pergi, ke sana aku pergi,
Di mana kau tinggal, di sana aku tinggal
Bangsamu akan menjadi bangsaku,
Tuhanmu akan menjadi Tuhanku.

Aku daging dari dagingmu, Hidup
seia-sekata, dalam suka dan duka,
Tetap bersama kecuali ajal memisah –
Ku-iakan Tuanku, demi perintah Allah.

Hujan dan matahari, musim akan
berganti. Kasihku akan kekal.
Siang dan malam, tahun-tahun pun
berganti. Rambutku saja yang berubah.

Harta? Lihatlah burung di langit
Tak kurang suatu apa. Padanya
Tuhan tak lupa. Pandanglah bunga,
tumbuh di ladang. Demikianlah kita,
dari kasih Allah akan dapat pahala.

Jangan lupa untuk membaca puisi-puisi yang lain di Daftar Isi. Terimakasih telah mengunjungi blog ini sahabat Debu Tinta, semoga bermanfaat.
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Baca juga puisi terkait:

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Puisi dari Dilan

Puisi Sajak Pulau Bali - W.S Rendra

Puisi Cinta yang Agung - Kahlil Gibran