Puisi Nama dan Pertanda - Sitor Situmorang

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Debu Tinta - Halo sahabat Debu Tinta, pada kali ini saya akan membagikan Puisi Nama dan Pertanda - Sitor Situmorang. Semoga apa yang saya bagikan kali ini bermanfaat untuk kita semua. Jika ingin mencari puisi yang lain, anda bisa melihat Daftar Isi.

Nama dan Pertanda

Dari anakku kuambil nama,
Dari istriku kuambil cinta,
Bagiku jadi pertanda,
Bagiku jadi manna.

Manna yang memberi hidup,
Pertanda yang menyuluh jalan,
Sepanjang malam pengembaraan,
Hidup tak menemukan tujuan.

Di padang pasir kutemukan lagi,
-- Pulang dari pembuangan –
Menuju lembah – telah dijanji,
Seperti Israel menuju Kanaan.

Ke sana aku pulang segera,
Menemui sanak saudara sejati,
Lepas dari perbudakan manusia,
Menuju kebebasan kasih murni.

Telah nampak bukit dan hutan,
Negeri kerinduan di tepi langit,
Melambai dari seberang dengan tangan,
Fajar di atas air menggamit.

Pertanda telah menuntun jalanku,
Manna di gurun menuntun hidupku,
Anakku telah memberi aku manna,
Ibunya telah memberi aku cinta.

Jangan lupa untuk membaca puisi-puisi yang lain di Daftar Isi. Terimakasih telah mengunjungi blog ini sahabat Debu Tinta, semoga bermanfaat.
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Baca juga puisi terkait:

Comments

Popular posts from this blog

Kumpulan Puisi dari Dilan

Puisi Sajak Pulau Bali - W.S Rendra

Puisi Cinta yang Agung - Kahlil Gibran